Rabu, 27 Agustus 2014

Cerpen Karangan Adikku Tersayang :*

“First love is True love”
True love. Kalian percaya itu ? akan “true love” yang konon katanya dimiliki semua orang ? cinta katanya indah dan menyenangkan ?? benarkah itu ? ahh aku masih belum yakin, tapi sudah lah..
Kupandangi sosok pria yang sedang bermain basket di tengah lapangan tubuhnya yg kekar kulitnya putih hidungnya mancung yang membuat wanita akan terpesona bila melihatnya. Aku tersenyum dan kupandangi lagi aku tersenyum lagi.
“dorrr ngelamun mulu dari tadi, kamu lagi mandang siapa hayyo ? kok senyum2 mulu?”
“eng.. enggak aku lagi nikmatin udara aja seger loh..” dengan wajahku yang sepertinya agak merah.
“hmm bohong” ujar tiata sambil manyun
“ehh kok ga percaya gitu sih sama temen sendiri, yaudah deh aku keluar dulu ya sayang bye”
Kemudian aku pergi keluar kelas untuk mencari udara dingin dan sekalian kabur dari tiata biar ga kepoin hidup ku tuh anak,  dan aku pun duduk di taman sambil nikmatin softdrink yang aku beli dikantin sekolah.
Dan tak kuduga ternyata di samping ujung bangku aku duduk ada cowok yang tadi main basket sambil minum dan mengusap keningnya karna kepanasan. Aku hanya diam dan sesekali aku memandangnya, aku bukan type cewek yang suka cari perhatian atau cari sensasi kayak cewek2 lain dengan memberi perhatian kepada cowok itu , aku menyukainya dengan diam.
Dan aku pun juga sadar aku hanya satu dari ratusan penggemarnya disekolah. Dia bukan artis. Dia adalah siswa tampan dan cerdas di sekolahku. Dia kaya dan pintar dalam bidang olahraga. Sifatnya yg cuek justru menjadi daya tarik kaum hawa, termasuk aku. Aku tidak bisa menunjukkan diri bahwa aku menyukainya, akupun juga tidak pernah menyapa ataupun menegurnya. Aku hanya bisa berdoa.
Dan kulihat sekali lagi kulihat cowok itu sedang disapa oleh banyak cewek  yang jauh lebih cantik dari aku membuat aku semakin minder. Aku hanya diam dan segera kuhabiskan softdrinkku dan kembali ke kelas. Tapi saat aku akan berdiri cowok itu kemudian berdiri juga  sepertinya dia juga mau kembali ke kelas .
“hafis kamu mau kemana?” teriak seorang cewek yang sedikit berlari kecil menuju hafis
“aku mau kembali ke kelas dulu bentar lagi bel”
“Ohhh jadi cowok itu namanya hafis namanya indah” gumamku dalam hati
Saat cowok sedang berlari menuju kelas tiba-tiba sapu tangannya terjatuh tepat di depanku, akupum mengambil sapu tangan, sapu tangan berwarna biru muda dengan ada nama hafis di jahitannya dibwahnya juga ada kata “mama <3” aku terdiam sesaat lalu aku membawa saputangan itu.
***
3 tahun kemudian setelah aku lulus dari SMA dan aku melanjutkan studyku di jakarta aku mengambil jurusan kedokteran. Dan tiata sahabatku yang cerewet dan KEMAL (kepo maksimal) ia memutuskan untuk menjadi polwan, kaget banget waktu ia mutusin buat jadi polwan. Saat aku membuka-buka buku album kemangan SMA 73 JAKARTA   aku pun teringat waktu itu dan saat aku membuka buku album dihalaman terakhir aku menemukan sapu tangan warna biru muda masih terbungkus plastik seperti dulu sengaja aku memberikan plastik tsb. Cowok itu hmm sebaiknya dia kupanggil hafis dia kuliah di L.A ngambil jurusan hukum aku dapt info ini dari teman sekelasnya.
Saat aku melihatnya aku kembali tersenyum manis melihat sapu tangan itu. Orang bilang apapun itu jika memang jodoh, maka ia akan kembali lagi dan aku percaya dia akan kembali kulihat
Aku mengeluarkan sapu tangan itu dari bingkainya. Kupeluk-peluk, kubelai dan kucium setelah puas dengan kegiatanku itu kemudian aku memasukkan sapu tangan itu ke dalam plastiknya dan
Syuuuttt ..
Angin bertiup menerbangkan sapu tangan itu keluar jendela dan jatuh di pekarangan dengan sigap aku berlari mengejar sapu tangan itu. Saat aku hampir mendapatkannya angin kembali meniupnya menjauhiku. Hassshhh angin ini !!
Aku kembali mengejar kertas itu dan saat aku hampir mendapatkannya kembali 
“hasshhh ! sial banget sih malah keinjek “
Orang itu mengambil kertas yang ada di depannya aku masih memandangnya dari belakang. Orang itu masih memandang sapu tangan itu. Kemudian orang itu berbalik ke arahku dan
DEG!!!
Jantungku berhenti sejenak mulutku  menganga aku masih tidak percaya dengan siapa yang berada di depanku. Dia adalah pemilik sapu tangan ini HAFIS. Cowok tampan yang aku kagumi dari dulu. Kemudian dia menghampiriku.
“maaf aku mengambil sapu tangan itu”
“gapapa kok fa, beneran gapapa, karena aku udah foto kamu diam-diam waktu”
“Dia tau namaku ?? foto? Diam-diam”
“Lebih baik kita ke taman aja nostalgianya” ucapnya sambil menarik tanganku
***
Aku tidak percaya dengan siapa yg kulihat dan foto siapa yg ada di depanku. Fotoku ada dalam dompet hafiz??
“ini adalah sapu tangan kesayanganku karena ini dari mamaku dan beliau sendiri yang jahit” ucapnya sambil terus memandang sapu tangan itu.
“maaf banget fis dulu aku sempet mau balikin tapi..”
“sssttt gapapa fa”
Kemudian terdiam sejenak.
“aku dulu suka sama kamu fa, karena kamu itu satu2nya cewek yang ga pernah negur aku, kamu cuek kamu pendiam dan aku suka itu, asal kamu tau fa dari dulu aku sering mandangin kamu”. Ujarnya sambil tersenyum.
Aku hanya melongo dan spechless banget
“dulu aku berharap bisa kenal dan ngobrol sama kamu, tapi dekat kamu aja aku gemeteran apalagi ngobrol” . ucap hafis lagi. Lalu hafis memandang sapu tangan itu lagi.
“dulu aku pernah punya pikiran aku gamau pacaran dulu sebelum aku dapet sapu tangan ini lagi dan sekarang aku sudah menemukannya”.
Aku hanya tersenyum melihatnya.
“WILL YOU BE MY FIRST LOVE ?” ujar hafis sambil jongkok di depanku
“FIRST LOVE?” tanyaku kemudian.
“kamu adalah cinta pertamaku fa, sebelumnya aku ga pernah kayak gini ke cewek baru kali ini ayo lah fa jawab” ujar hafis sambil merengek kayak anak tk 5 tahun.
“heheh, YES I WILL “



ULFA RISWAHYUNI
XI MM 2


***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman

Cari Blog Ini

Popular Posts

Pages

Blogger templates