Selasa, 30 September 2014

Konsep Just In Time (JIT)

Dalam pelaksanaan konsep JIT terdapat empat hal pokok yang harus dipenuhi : pertama, Produksi Just In Time (JIT), adalah memproduksi apa yang dibutuhkan hanya pada saat dibutuhkan dan dalam jumlah yang diperlukan. kedua, Autonomasi merupakan suatu unit pengendalian cacat secara otomatis yang tidak memungkinkan unit cacat mengalir ke proses berikutnya. ketiga, Tenaga kerja fleksibel, maksudnya adalah mengubah-ubah jumlah pekerja sesuai dengan  fluktuasi permintaan. keempat, Berpikir kreatif, inovatif serta selalu menerima masukan atau saran dari karyawan

Sabtu, 06 September 2014

Perusahaan Dagang Jasa dan Manufaktur



. Jelaskan perbedaan komponen laporan keuangan perusahaan dagang,jasa dan perusahaan manufaktur!
A.    Perusahaan manufaktur memperoleh produk persediaan yang dibuat dari bahan mentah/baku menjadi bahan baku atau bahan jadi. Jadi tidak mutlak perusahaan jenis ini mengolah bahan baku menjadi bahan jadi tetapi bisa saja mengolah kembali memproduksi bahan baku untuk perusahaan lain.
Perusahaan Manufaktur (Produksi) :
1. Persediaan Bahan Baku
2. Persediaan Dalam Proses Produksi
3. Persediaan Bahan Pembantu
4. Persediaan Barang Jadi
5. Pembelian
6. Harga Pokok Penjualan (HPP)
7. Ada Akuntansi Biaya
8. Biaya Produksi
9. Penjualan
B.    Perusahaan Jasa tidak memiliki persediaan barang untuk di pasarkan. Tetapi produk mereka bersifat tidak wujud seperti perusahaan dagang atau manufaktur. Produk mereka terlihat berupa hasil jasa mereka.
Perusahaan Jasa :
1. Tidak memiliki Persediaan
2. Pembelian langsung di masukkan dalam Peralatan atau Perlengkapan
3. Tidak ada Harga Pokok Penjualan (HPP)
4. pendapatan Jasa
5. Beban
C.    Perusahaan dagang memperoleh produk persediaan dari supplier dalam bentuk bahan jadi untuk di jual kembali. Perusahaan ini hanya melakukan penjualan kembali dan mengambil selisih penjualan sebagai keuntungan usaha.
Perusahaan Dagang :
1. Persediaan Barang Dagang
2. Pembelian
3. Harga Pokok Produksi (HPP)
4. Penjualan
5. Pembelian
6. Retur Potongan Pembelian
7. Beban
8. Laba Kotor


Rabu, 03 September 2014

Teori Ekonomi Mikro

  1. Jelaskan perbedaan antara pendekatan kardinal dengan pendekatan ordinal?
  2. Menurut saudara mana yang lebih relalistis (sesuai dengan kondisi nyata) dari kedua pendekatan tersebut?
  3. Jelaskan pengertian dari garis anggaran dan ruang anggaran belanja?
  4. Jika terjadi kenaikan harga (perubahan harga) dan pendapatan tetap, jelaskan perubahan yang terjadi pada garis anggaran?
  5. Bagiamana garis anggaran dapat bertemu dengan kurva inderefen dan mencapai keseimbangan ?
Jawab
  1. a. Pendekatan Cardinal adl kepuasan yang diperoleh konsumen dari pemakaian barang dan jasa yang dinyatakan dalam angka kardinal. Utilitas menurut pendekatan ini terdiri dari utilitas marginal (marginal utility) dan utilitas total (total utility). Utilitas marginal didefinisikan sebagai perubahan utilitas total yang disebabkan oleh adanya perubahan konsumsi suatu barang sebanyak satu unit per-satuan waktu tertentu. Jika utilitas total menyangkut kepuasan menyeluruh dari penggunaan beberapa barang, maka utilitas marginal menyangkut perubahan kepuasan akibat kelebihan penggunaan barang tertentu
b.  Pendekatan Ordinal adalah Mendasarkan pada asumsi bahwa kepuasan tidak bisa dikuantitatifkan dan antara satu konsumen dengan konsumen yang lain akan mempunyai tingkat kepuasan yang berbeda dalam mengkonsumsi barang dalam jumlah dan jenis yang sama.
2. Menurut saya, kepuasan satu orang dengan orang lain mempunyai tingkatan yang berbeda. Jadi yang lebih realistis adalah pendekatan ordinal.
3. a. garis anggaran (budget line), yaitu garis yang menghubungkan titik-titik kombinasi barang yang dapat dibeli dengan sejumlah pendapatan tertentu
Setiap konsumen berusaha mengalokasikan pendapatan yang terbatas untuk membeli berbagai macam komoditi yang tersedia sedemikian rupa sehingga tingkat kepuasan yang diterimanya maksimum. Kendala pendapatan ini juga dapat digambarkan pada bidang yang sama dengan kurva indiferen.
b. Anggaran Belanja umumnya merujuk pada daftar rencana seluruh biaya dan pendapatan. Anggaran belanja merupakan konsep penting dalam ekonomi mikro, yang menggunakan garis anggaran untuk mengilustrasikan penjualan antara 2 barang atau lebih. Dengan kata lain, anggaran belanja merupakan rencana organisasi yang dinyatakan dalam istilah moneter
4. Diasumsikan hanya 2 macam barang saja. Apabila harga barang Y naik menyebabkan berkurangnya jumlah maksimum barang yang dapat dibeli dengan pendapatannya, jadi garis anggaran berotasi berlawanan arah dengan jarum jam. Sebaliknya bila harga barang X naik maka garis anggaran menjadi semakin curam dan berotasi sejalan dengan arah jarum jam.
5. Apabila konsumen membelanjakan semua pendapatannya dan ia beroperasi pada titik-titik disepanjang kurva indiferen tertinggi.

Cardinal dan Ordinal

  1. a. Pendekatan Cardinal adl kepuasan yang diperoleh konsumen dari pemakaian barang dan jasa yang dinyatakan dalam angka kardinal. Utilitas menurut pendekatan ini terdiri dari utilitas marginal (marginal utility) dan utilitas total (total utility). Utilitas marginal didefinisikan sebagai perubahan utilitas total yang disebabkan oleh adanya perubahan konsumsi suatu barang sebanyak satu unit per-satuan waktu tertentu. Jika utilitas total menyangkut kepuasan menyeluruh dari penggunaan beberapa barang, maka utilitas marginal menyangkut perubahan kepuasan akibat kelebihan penggunaan barang tertentu

b.  Pendekatan Ordinal adalah Mendasarkan pada asumsi bahwa kepuasan tidak bisa dikuantitatifkan dan antara satu konsumen dengan konsumen yang lain akan mempunyai tingkat kepuasan yang berbeda dalam mengkonsumsi barang dalam jumlah dan jenis yang sama.

Senin, 01 September 2014

Ciri Anda sedang Jatuh Cinta

1. Tak peduli telepon genggam
Saat bersamanya, Anda sama sekali tak merasa perlu mengecek panggilan masuk atau pesan singkat di telepon genggam. Karena telepon dan pesan singkat dari dirinyalah yang paling Anda tunggu.

2. Pertengkaran bukan masalah
Tak jarang Anda dan dia berbeda pendapat dan berselisih paham. tak jarang juga hal itu berujung pada pertengkaran. Walau begitu, semua itu justru membuat Anda merasa lebih mengenalnya.

3. Anda ingin dia menang
Dalam setiap permainan, Anda rela untuk mengalah demi melihat kebahagiannya sewaktu meraih kemenangan. Melihatnya senang, Anda juga senang.
4. Ingin terlihat sempurna
Anda selalu ingin menunjukkan diri Anda yang terbaik di depannya, demi menarik perhatiannya. Di depannya, sikap dan penampilan Anda tanpa cela.

5. Menyukai kekurangannya

Banyak orang yang mengeluhkan caranya tertawa atau becanda. Tapi bagi Anda, itulah yang membuatnya menjadi orang yang menyenangkan.
6. Ingin mengenalkannya pada keluarga
Walaupun status belum ada, tapi Anda merasa si dia pantas untuk dikenalkan pada keluarga. Anda ingin keluarga juga mengetahui semua kelebihannya.

7. Berkhayal

Anda tak hanya memimpikan dirinya di malam hari. Saat ada waktu senggang di siang hari, pikiran Anda dipenuhi olehnya.

8. Nyaman berada di dekatnya
Terkadang Anda berdua kehabisan bahan obrolan, akan tetapi suasana yang tiba-tiba hening tetap terasa menyenangkan. Apapun keadaannya, Anda tetap merasa nyaman, asalkan berada di dekatnya.

Total Tayangan Halaman

Cari Blog Ini

Popular Posts

Pages

Blogger templates