Rabu, 03 September 2014

Teori Ekonomi Mikro

  1. Jelaskan perbedaan antara pendekatan kardinal dengan pendekatan ordinal?
  2. Menurut saudara mana yang lebih relalistis (sesuai dengan kondisi nyata) dari kedua pendekatan tersebut?
  3. Jelaskan pengertian dari garis anggaran dan ruang anggaran belanja?
  4. Jika terjadi kenaikan harga (perubahan harga) dan pendapatan tetap, jelaskan perubahan yang terjadi pada garis anggaran?
  5. Bagiamana garis anggaran dapat bertemu dengan kurva inderefen dan mencapai keseimbangan ?
Jawab
  1. a. Pendekatan Cardinal adl kepuasan yang diperoleh konsumen dari pemakaian barang dan jasa yang dinyatakan dalam angka kardinal. Utilitas menurut pendekatan ini terdiri dari utilitas marginal (marginal utility) dan utilitas total (total utility). Utilitas marginal didefinisikan sebagai perubahan utilitas total yang disebabkan oleh adanya perubahan konsumsi suatu barang sebanyak satu unit per-satuan waktu tertentu. Jika utilitas total menyangkut kepuasan menyeluruh dari penggunaan beberapa barang, maka utilitas marginal menyangkut perubahan kepuasan akibat kelebihan penggunaan barang tertentu
b.  Pendekatan Ordinal adalah Mendasarkan pada asumsi bahwa kepuasan tidak bisa dikuantitatifkan dan antara satu konsumen dengan konsumen yang lain akan mempunyai tingkat kepuasan yang berbeda dalam mengkonsumsi barang dalam jumlah dan jenis yang sama.
2. Menurut saya, kepuasan satu orang dengan orang lain mempunyai tingkatan yang berbeda. Jadi yang lebih realistis adalah pendekatan ordinal.
3. a. garis anggaran (budget line), yaitu garis yang menghubungkan titik-titik kombinasi barang yang dapat dibeli dengan sejumlah pendapatan tertentu
Setiap konsumen berusaha mengalokasikan pendapatan yang terbatas untuk membeli berbagai macam komoditi yang tersedia sedemikian rupa sehingga tingkat kepuasan yang diterimanya maksimum. Kendala pendapatan ini juga dapat digambarkan pada bidang yang sama dengan kurva indiferen.
b. Anggaran Belanja umumnya merujuk pada daftar rencana seluruh biaya dan pendapatan. Anggaran belanja merupakan konsep penting dalam ekonomi mikro, yang menggunakan garis anggaran untuk mengilustrasikan penjualan antara 2 barang atau lebih. Dengan kata lain, anggaran belanja merupakan rencana organisasi yang dinyatakan dalam istilah moneter
4. Diasumsikan hanya 2 macam barang saja. Apabila harga barang Y naik menyebabkan berkurangnya jumlah maksimum barang yang dapat dibeli dengan pendapatannya, jadi garis anggaran berotasi berlawanan arah dengan jarum jam. Sebaliknya bila harga barang X naik maka garis anggaran menjadi semakin curam dan berotasi sejalan dengan arah jarum jam.
5. Apabila konsumen membelanjakan semua pendapatannya dan ia beroperasi pada titik-titik disepanjang kurva indiferen tertinggi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman

Cari Blog Ini

Popular Posts

Pages

Blogger templates