- Jelaskan perbedaan antara pendekatan kardinal dengan pendekatan
ordinal?
- Menurut saudara mana yang lebih relalistis (sesuai dengan kondisi
nyata) dari kedua pendekatan tersebut?
- Jelaskan pengertian dari garis anggaran dan ruang anggaran belanja?
- Jika terjadi kenaikan harga (perubahan harga) dan pendapatan tetap,
jelaskan perubahan yang terjadi pada garis anggaran?
- Bagiamana garis anggaran dapat bertemu dengan kurva inderefen dan
mencapai keseimbangan ?
Jawab
- a. Pendekatan
Cardinal adl kepuasan yang
diperoleh konsumen dari pemakaian barang dan jasa
yang dinyatakan dalam angka kardinal. Utilitas menurut pendekatan ini terdiri dari utilitas marginal (marginal utility) dan utilitas total (total utility). Utilitas marginal
didefinisikan sebagai perubahan utilitas total yang disebabkan oleh adanya perubahan konsumsi suatu barang
sebanyak satu unit per-satuan waktu
tertentu. Jika utilitas total menyangkut kepuasan menyeluruh dari penggunaan beberapa barang, maka utilitas
marginal menyangkut perubahan kepuasan
akibat kelebihan penggunaan barang tertentu
b. Pendekatan Ordinal adalah Mendasarkan pada asumsi bahwa kepuasan tidak bisa
dikuantitatifkan dan antara satu konsumen dengan konsumen yang lain akan
mempunyai tingkat kepuasan yang berbeda dalam mengkonsumsi barang dalam jumlah
dan jenis yang sama.
2. Menurut saya, kepuasan satu orang dengan orang lain
mempunyai tingkatan yang berbeda. Jadi yang lebih realistis adalah pendekatan
ordinal.
3. a. garis anggaran (budget line),
yaitu garis yang menghubungkan titik-titik kombinasi barang yang dapat dibeli
dengan sejumlah pendapatan tertentu
Setiap konsumen berusaha mengalokasikan pendapatan yang terbatas untuk
membeli berbagai macam komoditi yang tersedia sedemikian rupa sehingga tingkat
kepuasan yang diterimanya maksimum. Kendala pendapatan ini juga dapat
digambarkan pada bidang yang sama dengan kurva indiferen.
b. Anggaran Belanja umumnya merujuk pada daftar rencana seluruh biaya dan pendapatan. Anggaran belanja
merupakan konsep penting dalam ekonomi mikro, yang menggunakan
garis anggaran untuk mengilustrasikan penjualan antara 2 barang atau
lebih. Dengan kata lain, anggaran belanja merupakan rencana organisasi yang
dinyatakan dalam istilah moneter
4. Diasumsikan hanya 2 macam barang saja. Apabila harga
barang Y naik menyebabkan berkurangnya jumlah maksimum barang yang dapat dibeli
dengan pendapatannya, jadi garis anggaran berotasi berlawanan arah dengan jarum
jam. Sebaliknya bila harga barang X naik maka garis anggaran menjadi semakin
curam dan berotasi sejalan dengan arah jarum jam.
5. Apabila
konsumen membelanjakan semua pendapatannya dan ia beroperasi pada titik-titik
disepanjang kurva indiferen tertinggi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar